Pengertian Polusi Udara



 Kali ini saya akan ngeshare salah satu materi yang baru saja saya pelajari minggu ini. Yang akan aku bagi kali ini adalah berbagai pengertian dan definisi dari pencemaran / polusi udara juga menurut para ahli. Jika ada kesalahan, beritahu saya ya! ;)

Pengertian Polusi Udara

Menurut Soedomo (1999;3) bahwasannya;

Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan pencemaran udara, yaitu masuknya zat pencemar (berbentuk gas-gas dan partikel kecil/aerosol) ke dalam udara. Masuknya zat pencemar ke dalam udara dapat secara alamiah, misalnya asap kebakaran hutan, akibat gunung merapi, debu meteorit dan pancaran garam dari laut; juga sebagian besar disebabkan oleh kegiatan manusia, misalnya akibat aktivitas transportasi;industry, pembuangan sampah, baik akibat proses dekomposisi ataupun pembakaran serta kegiatan rumah tangga.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 41 tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran Udara;

Pencemaran udara adalah masuknya atau dimaksuknya zat, energi dan/atau komponen lain ke dalam udara ambient oleh kegiatan manusia sehingga mutu udara ambient turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambient tidak memenuhi fungsinya.

Berdasarkan  Undang-Undang  Nomor  23  tahun 1997  pasal  1  ayat  12  mengenai  Pencemaran  Lingkungan;

Pencemaran udara adalah pencemaran  yang disebabkan  oleh  aktivitas  manusia  seperti  pencemaran  yang  berasal  dari  pabrik, kendaraan bermotor,  pembakaran  sampah,  sisa  pertanian, dan peristiwa alam seperti kebakaran hutan, letusan gunung api yang mengeluarkan debu, gas, dan awan panas.

Berdasarkan Keputusan  Menteri  Kesehatan RI  nomor  1407  tahun 2002 tentang Pedoman Pengendalian Dampak Pencemaran Udara;

pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam udara  oleh  kegiatan  manusia,  sehingga mutu  udara  turun  sampai  ke  tingkat  tertentu yang menyebabkan atau mempengaruhi kesehatan manusia.

dari Wikipedia Indonesia, Ensiklopedia Bebas;

pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global.

Atau dengan kata lain, pencemaran udara adalah peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya) ke dalam lapisan udara (atmosfer) yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas udara (lingkungan). Umumnya, polutan yang mencemari udara berupa gas dan asap. Gas dan asap tersebut berasal dari hasil proses pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna, yang dihasilkan oleh mesin-mesin pabrik, pembangkit listrik dan kendaraan bermotor. Selain itu, gas dan asap tersebut merupakan hasil oksidasi dari berbagai unsur penyusun bahan bakar, yaitu: CO2 (karbondioksida), CO (karbonmonoksida), SOx (belerang oksida) dan NOx (nitrogen oksida).

DITERBITKAN OLEH Rhaka Katresna
DISKUSI 0 Komentar

Jangan Tinggalkan Komentar Anda

Ilmu Tak Harus Dibagi. Diberdayakan oleh Blogger.